SURAT PENGANTAR DINAS

A. Pengertian
Surat Pengantar Dinas adalah Naskah Dinas yang dipergunakan sebagai pengantar untuk mengantar sesuatu naskah atau barang dan sebagainya yang pada umumnya tidak memerlukan penjelasan.

B. Susunan Surat Pengantar terdiri atas :
a). Kepala Surat Pengantar.
Adapun Kepala Surat Pengantar terdiri atas :
1. Nomor;
2. Pejabat atau alamat yang dituju;
3. Tulisan “Surat Pengantar” ditempatkan ditengah lembar isi naskah.

b). Isi Surat Pengantar;
Adapun Isi Surat Pengantar terdiri atas :
1. Kolom nomor urut;
2. Kolom jenis yang dikirim;
3. Kolom banyaknya naskah/barang dan sebagainya;
4. Kolom keterangan.

c). Bagian akhir Surat Pengantar;
Sedangkan Bagian akhir Surat Pengantar terdiri atas :
1. Nama tempat.
2. Tanggal, Bulan dan Tahun.
3. Nama jabatan pembuat pengantar.
4. Tanda tangan.
5. Nama, Pangkat dan NIP.
6. Stempel jabatan/instansi.
7. Penerimaan.

C. Cara pembuatan
Surat Pengantar dibuat diatas kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop Naskah Dinas Perangkat Daerah yang bersangkutan.

Bentuk/Model Naskah Dinas Surat Pengantar, sebagaima berikut :





Kepada
Yth. Mmmmmmmmmmmmm
mmmmmmmmmmmmm
di-
TTTTTTT
SURAT PENGANTAR
NOMOR : ……………
No.
Jenis yang dikirim
Banyaknya
Keterangan

Diterima tanggal …………… Tempat, Bulan 20….
Yang Menerima
a.n. WALIKOTA XXXX
Kepala,

(NAMA JELAS)

Pangkat..........
NIP. .........................
(NAMA)
 Pangkat .......................
NIP. ........................................

0 komentar:

Poskan Komentar